DIAM BUKAN BERARTI KALAH

╰☆╮ بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم ╰★╮

-Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh-

 

Di suatu padepokan, ada seorang guru yang sangat dihormati karna tegas dan jujur.

Suatu hari, dua orang murid menghadap didedapannya.
Ia menjelaskan Bagaimana Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik.
Keduanya berdebat tentang hitungan 3 x 7.
➢Murid pandai mengatakan hasilnya 21.
➢Murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta sang guru sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yang benar di antara mereka.
Kata murid yg bodoh,  “Jika saya yang benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh guru kita, tetapi kalau kamu yang benar bahwa 3 x 7 = 21 maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha …..!!” ujar Murid yang bodoh ini berani menantang demikian.

Dia sangat yakin dengan pendapatnya!
“Katakan guru, mana yang benar??” tanya murid bodoh, maklum belum mengerti sesungguhnya tentang hitungan dan hanya karna hal sepele hingga mengabaikan resiko yg besar dihadapannya.

Sang Guru berfikir,
Ternyata dengan bijak, sang guru memvonis cambuk 10 kali bagi murid yang pandai (orang yang menjawab 21).
Si murid pandai jelas saja protes keras setelah itu.
Sang guru menjawab, “Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi karena kamu tidak bijaksana, Duh… mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3×7 adalah 21!!”
Beliau melanjutkan,
“Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi arif daripada harus melihat satu nyawa terbuang sia-sia!.. Biar nanti aku yg menjelaskan padanya soal kebenaran biar tdk ada kesalah pahaman..!!”
***

Apa Pesan moral dari kisah ini:
Yg berjiwa dewasa pasti memahami dengan menyikapi makna dari cerita?

Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu permasalahan yang tak berguna, berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan. Sebab, dengan sadar kita membuang waktu & energi untuk hal yang tidak perlu yg berujung pada sikap saling membenci hanya karna soal sepele,

Bukankah kita sering mengalaminya?
Debat itu biasa terjadi, baik dengan pasangan hidup, tetangga, atau rekan kerja. Namun Ada saatnya bagi kita, untuk diam dan menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia.

Diam bukan berarti kalah, kan?
Mengalah bukan berarti kalah..??

Memang ini bukan hal yang mudah, tapi Anda sebaiknya untuk bijak menyikapi situasi dengan tidak berdebat pada orang yg tingkat pengetahuan belum labil memahami, atau teman maupun kerabat, yang tidak menguasai permasalahan.. Agar menghindari keretakan hubungan family yg lama terjalin, atau mengalah untuk menghindari musibah besar kedepannya..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s